Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Thursday, September 8, 2011

[Kisah Islam} Taubatnya Seorang perampok karena sepotong ayat



Syaikh AI-Asrna'i r.a. bercerita: 

Pada suatu musim haji, saya menuju ke kota Makkah untuk berhaji, kemudian saya bercadang untuk datang ke Madinah kerana hendak menziarahi Rasulullah s.a.w. di makamnya. Malangnya, di tengah perjalanan, saya dihalang oleh seorang Arab badwi, di tangannya ada sebilah pedang besar, yang digenggamnya, dan pada bahunya tergantung busur panah serta anak-anak panahnya sekali. Orang badwi itu mendekatiku dan bermaksud untuk merampas segala apa yang saya miliki. Dengan penuh perasaan takut dan bimbang, saya segera mengucapkan salam kepadanya, dan hairan pula la membalas salamku seraya bertanya: 

Wednesday, September 7, 2011

7 Cara Syaitan Mengganggu Agar Umat Tidak mau Beribadah



Tipuan Syaitan Terhadap Mereka Yang Beribadat 

Adapun tipuan serta ajakan syaitan terhadap manusia agar meninggalkan beribadah kepada Allah Taala ada 7 macam jalan;

1. Syaitan melarang manusia, agar jangan taat kepada Allah. 
Orang-orang yang dipelihara Allah, akan menolak ajakan itu dan akan berkata: "Aku sangat memerlukan sekali kepada pahala dari Allah, kerana aku harus mempunyai bekal dari dunia untuk akhirat yang kekal abadi."

2. Bila pujukan pertama tidak berhasil, maka syaitan mengajak manusia untuk mengakhiri taat. "nanti saja atau kalau sudah tua, dan sebagainya."

Orang-orang yang terpelihara akan menolak ajakan itu dan akan berkata: "Ajalku bukan pada tanganku; jika aku menunda-nunda amal hari ini untuk esok, maka amal hari esok bila akan aku kerjakan, padahal tiap-tiap hari dan waktu mempunyai amal tersendiri dan hak hukum waktunya. "

3. Kadang-kadang syaitan akan mendorong manusia supaya terburu-buru mengerjakan amal baik dengan amat segera dan katanya: "Ayuh' cepat-cepat beramal supaya engkau dapat memburu lagi amal lainnya. "

Orang-orang yang selamat tentu menolak dan berkata: "Amal yang sedikit tapi sempurna lebih baik daripada amal banyak tetapi tidak sempurna. "

Dalam hal Nabi Muhammad SAW. pernah bersabda dengan maksud: 
"Terburu-buru itu pembawaan dari syaitan, kecuali dalam lima perkara" :
1. Menikahkan anak perawan jika telah sampai waktunya. 
2. Membayar hutang jika sudah sampai janjinya. 
3. Menguruskan mayat bila datang ajalnya. 
4. Menghormati tamu di kala ia datang bertandang. 
5. Bertaubat setelah mengerjakan dosa. 

4. Syaitan itu lalu menyuruh manusia supaya mengerjakan amal baik dengan sempurna sebab kalau tidak sempurna nanti dicela oleh orang lain. Orang-orang yang terpelihara tentu menolaknya dan akan berkata:
"Untuk saya cukup dinilai oleh Allah sahaja dan tidak ada faedahnya beramal kerana manusia. Ini adalah isyarat supaya manusia Riya'(pamer) dalam amalnya."

5. Setelah itu syaitan menancapkan perasaan dalam hati orang yang beramal dengan mengatakan: "Betapa tingginya darjatmu dapat beramal sholeh dan betapa pula cerdikmu dan kesempurnaanmu."

Orang-orang yang baik akan menjawab : "bahawa semua keagungan dan kesempurnaann itu kepunyaan Allah, bukan kekuatan atau kekuasaan aku. Allahlah yang memberi taufiq kepadaku untuk mengerjakan amal yang Ia redhoi, dan memberikan ganjaran yang besar dengan anugerah kurniaNya. Jika sekiranya tanpa kurnia Allah, maka apalah harganya amalku ini dibandingkan dengan banyaknya nikmat Allah kepadaku, di samping dosaku yang banyak pula.  Tidak dapat berkata-kata dan mengamalkan begini melainkan mereka yang mempunyai ilmu pengetahuan tentang Ilmu Tasauf atau Ilmu Makrifat."

6. Setelah jalan kelima gagal, maka syaitan mengajukan jalan yang keenam. 

     Jalan ini lebih hebat dari yang disebut tadi, dan tidak akan bisa selamat terhadapnya kecuali orang yang  hidup fikirannya. Syaitan itu berkata, membisikkan di hati manusia: "Bersungguh-sungguhlah engkau beramal dengan Sir, jangan diketahui oleh manusia sebab Allah jualah yang akan menzhohirkan amalmu nanti terhadap manusia dan akan mengatakan bahawa engkau adalah seorang hamba Allah yang ikhlas".
yaitan itu mencampur-baurkan terhadap setiap orang yang beramal dengan amal tipuannya yang lemah sekali. Dengan ucapannya itu, syaitan bermaksud untuk memasukkan sebahagian daripada penyakit Riya'. Orang yang terpelihara oleh Allah akan menolak ajakan syaitan itu dengan mengatakan; 
"Hai Malaun (yang dilaknat) tiada henti-henti engkau menggodakaku untuk merosakkan amal dan ibadatku dengan berbagai-bagai jalan dan sekarang engkau berpura-pura seolah-olah akan memperbaiki amalku, padahal maksudmu untuk merosakkannya. Aku ini hamba Allah dan Allahlah jua yang menjadikan aku. Kalau Allah SWT. berkehendak menzhohirkan amalku atau menyembunyikannya; dan kalau berkehendak menjadikan aku mulia atau hina, ini adalah urusan Allah. Aku tidak gelisah apakah amalku itu diperlihatkan oleh Allah kepada manusia atau tidak kerana itu bukan urusan aku sebagai seorang hamba Allah. "

7. Setelah gagal syaitan itu menggoda dengan jalan keenam, maka ia menggoda lagi dengan jalan ketujuh dengan mengatakan; "Hai manusia..tidak perlu engkau menyusahkan dirimu untuk beramal ibadah, kerana jika engkau telah ditetapkan oleh Allah pada masa azali dan dijadikan makhluk yang bahagia, maka tidak menjadi mudorat apa-apa bagi engkau untuk meninggalkan amal, engkau akan tetap menjadi seorang yang bahagia. Sebaliknya jika engkau dikehendaki Allah menjadi orang yang celaka, maka tidak ada gunanya lagi engkau beramal dan tetaplah engkau celaka".

Orang-orang yang terpelihara oleh Allah tentu akan menolak godaan ini dengan mengatakan: 
"Aku ini seorang hamba, berkewajipan menurut perintah Tuhanku. Tuhan Maha Mengetahui , menetapkan sekehendakNya dan berbuat apa saja yang dikehendakiNya. Amalku tetap akan bermanfaat, walau bagaimanapun keadaanku. Jika aku dijadikan seorang yang seorang yang berbahgia, aku tetap perlu beribadah untuk menambah pahala, dan jika aku dijadikan seorang yang celaka, aku tetap harus beramal ibadah, supaya tidak menjadi penyesalan bagi diriku meninggalkan amal itu. 

    Jika sekiranya aku dimasukkan neraka, padahal aku taat, aku lebih senang daripada jika dimasukkan neraka kerana aku maksiat. Tetapi tidak akan demikian keadaannya kerana janji Allah pasti terjadi dan sabdaNya pasti benar. Allah telah menjanjikan kepada siapa yang beramal taat kepadaNya akan diberi ganjaran. Siapa-siapa yang meninggal dunia dalam keadaan beriman dan taat kepada Allah, tidak akan dimasukkan ke dalam neraka dan pasti akan dimasukkan ke Syorga. Jadi masuknya, seseorang ke Syurga bukanlah kerana kekuatan amalnya, tetapi kerana janji Allah semata yang pasti dan suci. "


Oleh kerana itu, sedarlah wahai hamba Allah, semoga Allah memberi rahmat kepadamu, sesungguhnya urusan taat kepada Allah seperti yang engkau lihat dan dengar bahawa banyak sekali godaan dan tipuan syaitan untuk menggagalkannya. Qiyaslah segala urusan dan tingkah laku kepada keadaan tersebut, dan bermohonlah pertolongan kepada Allah agar engkau dilindungi dan dipelihara dari kejahatan syaitan ini, kerana sega sesuatu benda di bawah kekuasaan Allah dan kepada Allah kita mohon Taufiq untuk mendapatkan keridhoaanNya.

TIDAK ADA DAYA UNTUK MENINGGALKAN MAKSIAT DAN TIDAK ADA KEKUATAN UNTUK MENGERJAKAN TAAT, KECUALI DENGAN PERTOLONGAN ALLAH YANG MAHA LUHUR DAN MAHA AGUNG

[renungan islami] Jadilah Kumbang, bukan Lalat


         Kumbang adalah serangga yang banyak memberi manfaat kepada manusia. terutama karena menghasilkan madu yang telah terbukti di dunia medis sangat ampuh sebagai obat berbagai macam penyakit. Kumbang pun senantiasa hinggap ditempat-tempat yang bersih. Kumbang hinggap dari bunga yang satu ke bunga yang lain yang wangi dan indah` mengambil saripati bunga untuk ia jadikan bahan dasar sebagai pembuat madu. Ia menjadi mediator (perantara) penyerbukan pada bunga yaitu menjadi salah satu media bertemunya putik dan benang sari.
       

Kisah Nabi Musa dan Seorang Pezina



Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan  terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia  berada dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan- pelan sambil mengucapkan uluk salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk". 

Wednesday, July 13, 2011

Kenapa banyak orang Indonesia yang terpikat dengan MLM atau Betah jadi Karyawan? (pendapat pribadi)


kerja mlm bullshit

Tulisan saya ini adalah pendapat pribadi saya.. jadi benar tidaknya ya kembali lagi ke persepsi masing-masing.

Multi Level Marketing, atau biasa kita sebut MLM.. sepengetahuan saya yaa bisnis piramid.. itu doang hehehe..

Berikut adalah pendapat pribadi saya, bagaimana bisnis Multi Level bisa tumbuh suburrrrrrr di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Langsung aja..

Ini adalah anggapan yang dipegang oleh MAYORITAS Penduduk Indonesia tentang "bagaimana cara menjadi kaya":

  • mencari pekerjaan itu sulit, apalagi di Ibukota..             Karena begitu sulitnya mencari pekerjaan, dan mudahnya perusahaan mendapatkan karyawan.. maka perusahaan memberikan upah dengan standar gaji kita STANDAR UMR. Kurangnya rasa syukur dan akhirnya mereka mengatakan "Ngga papa deh gaji pas-pas an yang penting gue kerja, udah ngga nganggur".

Thursday, July 7, 2011

Kisah Tsabit Bin Ibrahim dan Sebuah Apel


             Seorang lelaki yang saleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berpikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang lezat itu. akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahwa buah itu bukan miliknya dan dia belum mendapat ijin pemiliknya. Maka ia segera pergi kedalam kebun buah-buahan itu hendak menemui pemiliknya agar menghalalkan buah yang telah dimakannya.

Renungan : Makan Saja Dulu Itu Semua!


Setelah melewati 3 bukit dan ngarai, sang petani tiba di rumah kyai. Kyai menanyakan maksud kedatangannya.

Petani (P) : Saya ingin bertanya, apakah kepiting sawah itu halal atau haram ?
Kyai (K) Sebelum menjawab pertanyaan kamu saya ingin dulu bertanya, apakah kamu punya sawah ?

Saturday, June 25, 2011

(PART2) Kumpulan Status facebook bahagia, cinta, tips, Inspirasi, Motivasi, Siraman Rohani, dan pencerahan hati


status facebook motivasi inpirasi

Bekerjalah untuk alasan yang benar, bukan sekedar untuk hasil yang besar.
(Adi W Gunawan)

"Hal-hal besar, adalah buah menekuni hal-hal kecil." #MariBerkarya
(Teddi Prasetya Yuliawan)

daripada "semakin tinggi pohon,semakin kencang angin yang menerpanya" mendingan "semakin tinggi pohon,semakin sejuk angin yang medatanginya" :D
(Yadi Neody Kaskus)

Saturday, March 6, 2010

AKU BUKAN MUSLIMAH YANG BAIK



aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain sibuk membaca dan mentabburi al-qur'an
aq sibuk mendengarkan lagu picisan yang tak membuat qu makin dekat dengan-Nya

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain sibuk menambah hafalan ayat-ayat cinta Allah
aku malah asik mengahafal lagu-lagu yang melalaikan ku dari-Nya

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain makin memanjangkan jilbabnya
aku malah merasa risih dengan jilbab yang terlalu panjang

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain sibuk menuntut ilmu-Nya
aku malah sibuk dengan urusan dunia yang membuat jarak dengan-Nya

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain malu untuk menampakkan wajah dan fotonya
aku malah sibuk meng-upload foto-foto agar bisa dilihat semua orang

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain berusaha menundukkan pandangannya
aku sibuk memperhatikan ketampanan wajah yang bukan mahram ku

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain menjaga hubungan dan jarak dengan lawan jenisnya
aku malah terbiasa duduk berdekatan dengan pria

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain berkata dan berbincang tentang hal yang bermanfaat
aku senang membicarakan aib dan kejelekan orang lain

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain menjaga kata-katanya dengan baik
aku terlalu sering menyakiti hati orang lain dengan lisan ku

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain belajar untuk terus mempercantik hati dan akhlaknya
aku lebih asik memperhatikan fisik diri ku saja

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain senang berpuasa sunnah
aku lebih memilih selalu mengenyangkan perut ku

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain bangun di sepertiga malam untuk bermunajat pada-Nya
aku lebih memilih berselimut dan tidur sepuasnya

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain sibuk untuk berdakwah di jalan-Nya
aku lebih memilih santai dan menonton tv di rumah

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain sibuk ingin mendapat ridho dan cinta-Nya
aku malah sibuk ingin mendapat sanjungan dan cinta makhluk-Nya saja

aku bukan muslimah yang baik
ketika muslimah lain gelisah di saat imannya menurun
aku malah semakin lalai dengan dunia

aku memang bukan muslimah yang baik

namun, aku berharap bisa menjadi seperti muslimah lain yang istiqomah berjuang untuk mendapatkan cinta-NyaYa Rabb ampuni muslimah yang tidak baik ini.
semoga Engkau senantiasa membimbing muslimah yang tidak baik ini agar menjadi lebih baik di hadapan-Mu... amin...

sumber:http://www.salam.ui.ac.id/,Kaskus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Artikel Acak